Menghindari Perang Harga Bagi Pemilik Toko Online

1

Ada orang yang jual dengan harga lebih murah dari online shop kamu? Menjawab pertanyaan salah satu member grup BANDROS.CO.ID, pertanyaan seperti ini cukup sering ditanyakan oleh dropshipper kepada supplier di Indonesia, terutama bagi yang bermain di marketplace.

Siapa sih yang tidak ingin mencari produk termurah? Nyatanya tidak semua orang bisa mencari barang yang lebih murah, banyak bukti member Bandros.co.id sudah ada yang perhari order 10 pcs rutin dengan berjualan di tokopedia padahal mereka jual dengan harga yang cukup mahal.

Sebagai contoh, kenapa di lazada yang harga barang relatif lebih mahal tapi masih jadi ecommerce no 1 di indonesia dengan traffic paling jutaan per-hari. Padahal di tokopedia dan bukalapak banyak yang lebih murah dengan jenis barang yang sama. Contoh nyata lainnya, jika kita ke pasar beli kerudung harga 35 rb, tapi kalau sudah di mall harga bisa 85 rb, tetap masih laku. Mengapa bisa demikian?

Jika kita berfikir konsumen A bisa cari produk dengan harga yang lebih murah, jangan anggap semua orang juga akan berpikir seperti konsumen A. Itu generalisai. Tidak semua konsumen seperti konsumen A yang bisa menggunakan “tools” untuk mencari harga termurah. ;)

Hal ini  sering saya alami, ketika saya menjual aksesoris handphone ke sebuah komunitas dengan harga 25 rb/pcs dan saya hanya modal 14 rb/pcs. Kenapa mereka lebih memilih membeli barang dari saya? Padahal mereka pasti bisa mencari barang yang sama dengan harga yang lebih murah di Internet? Contoh kasus baru-baru ini saya menjual produk elektronik dengan harga 270 rb, padahal saya pun mendapat barang tersebut disebuah marketplace dengan harga 180 rb. Saya bisa mencari harga barang termudah tapi orang lain belum tentu. :D

Setiap marketplace memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Memiliki segmentasi konsumen masing-masing. Saya pribadi juga menjadi seller di lazada, walaupun saya menjual produk dengan harga mahal tapi masih banyak yang beli, dan kalau saya lihat konsumen di sana sering menggunakan kartu kredit yang artinya konsumen di lazada kebanyakan orang berduit. :D

jadi, pastikan jualan di tempat yang tepat. Kopi starbuck tidak mungkin buka di dekat pasar tradisional karna kalau kita jual ke orang yang daya belinya 100rb, barang yang harganya 5 0rb akan terlihat mahal. Tapi kalau kita menjual ke orang yg daya belinya 1juta, barang yang harganya 100 ribu pun masih terlihat murah.

Dijaman era internet seperti ini, untuk menjadi pemenang ditengah persaingan harga adalah dengan cara menjadi berbeda. Dalam hal ini bisa meningkatkan layanan pelanggan (CS), atau membuat deskripsi barang sejelas dan semenarik mungkin sehingga ketika orang melihat lapak kita, mereka akan langsung melakukan action. :)

Discussion1 Comment

Leave a Reply