Alasan Saya Tidak Merokok

2

Banyak beranggapan bahwa merokok dapat memberikan stimulasi kepada seseorang menjadi lebih kreatif dalam mengerjakan sesuatu. Menurut saya itu hanyalah sugesti yang negatif. Untuk kreatif tidak harus dengan rokok yang jelas sangat kurang baik bagi kesehatan diri sendiri maupun kesehatan orang lain.

Di umur saya yang ke 21 tahun ini, alhamdulillah hanya 1 kali saya merasakan TIDAK ENAK nya menghisap rokok. Waktu itu saya kelas 4 SD di ajak teman saya ke pohon sawo dekat rumah untuk mencicipi rokok. Saya sangat ingat sekali, rokok yang pertama saya rasakan manis dengan warna coklat, namun ketika saya menghisap rokok tersebut tenggorokan saya tidak henti-hentinya batuk dan dari situ saya tidak ingin menyentuh lagi yang namanya ROKOK. :o

Sangking tidak sukanya rokok, saya tidak berani memegang puntung rokok dalam keadaan tidak terbakar maupun terbakar. Ketika SMP mamah saya memiliki warung di rumah, setiap kali ada pembeli rokok saya tidak berani melayaninya. Lebay memang tapi itulah seorang ciebal, sampai sekarang saya SANGAT tidak ingin memegang rokok/puntung rokok yang dalam keadaan menyala (kalau diminta untuk memegang rokok yang masih di bungkus sih masih mau, itupun menggunakan ujung jari).

Semua laki-laki di keluarga saya perokok, tapi Alhamdulillah Bapak saya sekarang sudah tidak merokok lagi karena penyakit darah tingginya. Ada beberapa kebiasaan unik perokok yang kurang saya suka, diantaranya;

  • Perokok yang membuang asap sembarangan, kenapa gak di telen aja itu asep supaya kenyang. Malah di bagi-bagi ke orang lain yang tidak merokok. :mad:
  • Perokok yang membuang abu rokok sembarangan, setiap kali ada benda cekung pasti digunakan untuk asbak. Dari mulai gelas, mangkuk, piring, sampai lubang di pojok tembok. Kenapa gak bawa asbak portable aja supaya makin keren. :hammer:
  • Perokok di angkutan umum, nah jenis perokok ini yang tidak tau malu. Saya paling sebel dengan perokok seperti ini. Mending asapnya di buang ke jendela, terkadang cuek seperti di mobil sendiri. :mad:
  • Perokok yang merokok di ruang AC, ini bukan hanya membahayakan bagi si perokok, tapi juga semua orang didalam ruangan yang ikut menghirup udara tercemar asap rokok (nikotin, tar dan karbon monoksida).
  • Anak kecil perokok, kasian banget tubuh yang masih segar sudah terkontaminasi rokok. :gila:
  • Perokok dipagi hari, biasanya kalau saya kuliah pagi jam 7 sudah banyak orang yang merokok di jalanan. Padahal masih pagi, udara masih segar banget. Gak kasian apa dengan paru-paru, gak dikasih kesempatan untuk menghirup udara segar dipagi hari.
  • Perokok di WC, nah ini kebiasaan perokok. Katanya ngerokok paling nikmat itu sambil BAB. :nohope: Tapi saya paling gak suka bau asap rokok di WC yang campur aduk dengan bau :tai: . :berbusa:

Alasan saya tidak suka dengan rokok, bukan karna rokok berbahaya bagi kesehatan saja, tapi memang saya sudah terlanjur ilfeel terhadap rokok. Titik! Tapi saya tetap respect pada perokok, asal perokok juga respect sama orang yang tidak merokok. Adil kan? :D

Tulisan ini buat bukan untuk menyinggung para perokok, saya hanya menyampaikan opini saya terharap rokok. Tidak melarang Anda untuk merokok, tapi tolong hargai Teman, Sahabat, Pacar, Orang tua Anda yang tidak merokok. Sudah tidak sehat untuk tubuh, berbagi mudharat kepada orang lain lagi. :iloveindonesias

Semoga tidak ada dusta diantara kita. :Peace: :shakehand

Salam Blogger!

:sungkem

Saya Mendukung Indonesia Bebas Rokok!

Gambar diambil dari http://bebasrokok.wordpress.com/

Discussion2 Comments

  1. Setuju…
    Perokok itu mending bawa tabung asap kayak di pabrik pabrik itu looh
    supaya gak ganggu temen di sekitarnya…

    Gak sukaaa dehh !
    apalagi di angkutan umumm.. Oh God…

Leave a Reply